27.01.2016

Posted: Januari 30, 2016 in Uncategorized

 Sekarang tanggal 27 januari 2016, saya terlalu sedih untuk ini. Kenapa ..??

 

Saat itu ada orang baru di perusahaan namanya hendra setiawan, dia asal ngawi jawa timur, ketika itu aku awal ketemu dia, dia anak yang baik, sopan dan menghargai, walaupun kadang kadang nggak on time. Waktu itu saya minta bantuan dia untuk merapikan ruangan kerja di perusahaan itu. Sejak itulah saya terlalu akrab sama dia, ngga sedikit orang yang melihat kami seperti kakak beradik. Ketika itu belum dilakukan pembagian poin kerja, waktu itu ada 2 orang, salah satunya namanya bima, dia asal nganjuk, dia atlet hahaha, dan mungkin dia dulu jebolan paskibraka. Waktu itu ada satu peluang kosong di bagian technical, sebenernya pengen dua duanya saya masukin kesitu, tapi kan quotanya Cuma 1. Akhirnya saya ngomong ke atasan saya untuk pembagian itu, yang saya usulkan hendra, karena mungkin dia lebih berpotensi. Dan pengajuanku hendra diterima di technical, sedangkan bima dengan berat hati saya lepaskan untuk line produksi.

Hari hari aku lewati dengan hendra, entah itu maen kemana gitu, atau hanya sekedar makan di angkringan. Sejak itu dia sudah aku anggap sebagai adik. Saya menghargai dia karena dia juga bisa menghargai orang lain.

Tanggal 24 januari 2016, dia ngasih tau kalo dia mau mengundurkan diri dari perusahaan akhir februari. Dia ingin melanjutkan karirnya menjadi brimob. Ketika itu saya berfikir kenapa secepat ini. Padahal aku sudah bersusah payah memasukan ke technical biar dia dapet ilmu dan bisa bertahan di perusahaan. Selain itu saya tau, kita pasti kelak tidak akan pernah bertemu lagi. Begitu sedih mendengarnya. Ya mungkin saya tidak bisa melarangnya, itu adalah cita-citanya.

Kekeluargaan kami begitu erat, apapun dia ngomong ke saya, sebisa mungkin sih saya memberi solusi. Sebelumnya juga pernah ketika itu sedang pulang kampung, ada ibu hamil duduk di depan samping pintu keluar, rasa iba hati saya tukar dengan tempat duduk saya di belakang. Ya sebenarnya saya kasian sama si hendra harus pindah tempat duduk. Tapi tak apalah demi kemanusiaan saja.

Waktu itu tanggal 26 januari 2016 saya sms hendra mau ngajakin ketemuan, maksudnya saya mau mengajak dia berlibur, mungkin yang terakhir kalinya kita maen bareng. Tapi ketika dia bales sms saya kaget, ternyata dia resignnya dipercepat akhir bulan januari ini. Padahal itu saya planningin membuat maen kita terkesan walaupun terkahir. Saat itu mungkin saya tambah sedih lagi. Rencana maen itu belum saya kasih tau mau kemana.

Ya mungkin saat ini masih sedih aja, saya bakal kehilangan orang yang dekat denganku, orang yang selalu buat ketawa, orang yang aneh, dan pokoknya banyak lah. Saya berfikir,mungkin kedepannya saya tidak usah terlalu peduli sama orang lain, karena apa saya mungkin sulit berpisah.

Saya dalam hati berdoa, semoga hendra dimudahkan dalam mencapai cita-citanya, berubah jadi manusia yang lebih baik lagi, dan pesan saya, jadika momenmu sebagai waktu yang berharga, kamu akan sedih jika suatu saat nanti akan kehilanganya.

 

Semoga tulisan ini nanti bisa saya posting di web dan dia membacanya. Ini bukti pertemanan saya yang mungkin sudha jadi keluarga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s